bibit lada perdu

Bibit Lada Perdu

Bibit Lada Perdu Berkualitas Terbaik Vista Agro Media

Sampai saat ini berbagai macam bahan makanan ataupun masakan bisa terpenuhi baik itu dari segi bumbu ataupun tambahannya. Lada menjadi pilihan menarik dan sangat penting untuk menjaga rasa dari sebuah masakan. Maka dari itu saat ini ada kabar baik dimana peluang usaha dalam skala menenang di sektor pertanian ataupun perkebunan juga sangat menarik untuk dikelola. Sehingga dari sisi peluang besarnya berawal dari pemilihan bibit lada perdu.

Bibit Lada Perlu Kualitas Unggulan

Jika kita melihat lebih mendalam seputar cara-cara untuk mengembangkan bibit lada memang tidak mudah. Karena sampai sekarang bentuknya dan cara menanamnya pun membutuhkan spesifikasi lahan tertentu. Jadi dari sisi perawatan dan pengambilan biji lada memang selalu jadi aspek penting. Sehingga dari sisi jenis lada perdu menjadi salah satu komoditas yang mudah dibudidayakan.

Persiapan Lahan Penanaman

Untuk bisa menanam bibit lada jenis perdu ada komposisi lahan yang nantinya bisa memberi aspek kecocokan dalam pengembangan tanamannya. Pertama gemburkan tanah dengan cara dicangkul dahulu, kemudian taburkan pupuk kandang bersama dengan kompos. Diamkan selama 2-3 minggu, lalu buatlah gundukan tanah setinggi 0.5m memanjang sepanjang lahan. Jangan lupa berikan jarak antar gundukan mencapai 2 meter untuk bagian paritnya.

Dalam satu hektar bisa membutuhkan bibit mencapai 4500 dengan jarak tanam 2 m. Anda juga bisa menanamnya dalam polybag dengan ukuran lahan 100 meter persegi dengan jumlah 750polybag.

Pemilihan Bibit dan Kriterianya

Pada aspek pemilihan bibit lada perdu hingga kriteria terbaiknya sudah bisa kita cermati yakni berasal dari pohon induk yang sehat dan tidak terserang hama hingga penyakit. Kemudian usia pohon indukan mencapai 10bulan sampai 3 tahun. Dari segi kemurnian bibitnya harus terjaga dan bukan dari hasil persilangan, dan usahakan membeli bibit di platform terpercaya salah satunya Vista Agro Media.

Penanaman Bibit Lada Perdu

Proses penanaman bibit lada tidaklah sulit, pertama buat lubang di gundukan sedalam 50cm, dengan lebar 40cm dan berikan jarak antar lubang sekitar 2 meter. Taburkan pupuk kandang beserta kompos di lubang tanam dan diamkan selama 15 hari. Tambahkan sedikit tanah di lubang dan aduk sampai merata lalu masukkan bibit lada ke dalamnya barulah tutup kembali dengan tanah.

Pastikan beri sedikit penekanan sedang di area sekitar batang bagian bawah, kemudian siram menggunakan air agar bagian agarnya bisa mendapat nutrisi terbaik.

bibit pohon lada perdu

Perawatan Bibit Lada Perdu

Kita dapat melakukan perawatan dari setiap penanaman bibit lada karena memang bertujuan untuk menghindarkan hama dan penyakit. Perawatan bibit lada perdu tidaklah membutuhkan waktu lama, dan terkesan mudah karena memang menjadi tanaman semak.

Perawatannya bisa dilakukan dengan cara penyiangan tanaman lada secara berkala setidaknya 2-3 bulan sekali, kemudian pemangkasan batang, dahan, dan tanting tua yang sekiranya kurang produktif, ataupun yang terserang hama dan penyakit.

Kemudian pemupukannya sendiri dilakukan dengan cara memberikan jenis pupuk urea, KCL, SP36, hingga pupuk oraganik cair. Pemupukan bisa dilakukan setidaknya dalam kurun waktu 3-5 bulan sekali.

Mengatasi Serangan Hama dan Penyakit

Hingga sekarang serangan hama dan penyakit untuk bibit lada perdu masih sering terjadi. Untuk itu perlu dilakukan upaya pencegahan dengan cara melakukan pengecekan secara berkala setiap hari. Hal ini memang sering membuat penanaman bibit hingga proses panen tidak maksimal karena serangan hama.

Pemanenan Lada Perdu

Untuk proses pemanenan lada perdu juga membutukan waktu dan prosedur secara periodik. Maka dari itu proses pemanenan tidak bisa dilakukan setiap hari. Setidaknya diperlukan waktu setiap satu minggu sekali, kemudian dari cirinya dari tangkai sedikit menguning dengan buah sudah masak berwarna merah ataupun kuning. Pemetikan juga perlu diperhitungkan, karena bisa dimulai dari bagian pangkal tangkai buah yang posisinya berada di tepi batang. Sehingga dari semua bagian buah lada bisa terambil lebih maksimal.

Jenis Bibit Lada Paling Populer Dikembangkan

Hingga saat ini jenis dari bibit lada sudah semakin beragam dengan berbagai macam standar pemetikan dan perawatan lebih maksimal. Maka dari itu jika Anda ingin masuk ke dalam potensi mengembangkan bibit lada, sebaiknya cermati dahulu dari beberapa jenis bibitnya seperti berikut ini.

Bibit Lada Hijau

Jenis dari bibit lada hijau juga banyak dikembangkan di beberapa negara. Meskipun tidak banyak diketahui, tetapi penggunaan bibit lada hijau ini sudah memberi banyak manfaat di sektor bisnis. Untuk itulah dari rasanya memang terlihat berbeda dengan tidak terlalu pedas, dan lebih segar hingga aromanya lebih menyengat. Lada hijau ini masih dibanderol tinggi di pasaran, sehingga sangat cocok jika dikembangkan menjadi sebuah bisnis.

Lada Merah Jambu

Meskipun berbeda dari bibit lada perdu, Anda masih bisa memilih dari jenis lada merah jambu ini untuk dibudidayakan. Pohon lada ini bisa ditemukan di daerah California, Florida, Texas, dan Arzona. Maka dari itu biasanya jenis lada merah jambu ini sering digunakan untuk bumbu masakan.

Kualitas Bibit Lada Perdu Vista Agro Media

Sejumlah kalangan menilai bahwa konsep dari kualitas bibit terbaik dari jenis lada perdu hingga sekarang memang kerap memberi konsep terbaik. Maka dari itu Vista Agro Media telah memberi kualitas terbaik untuk membuat bibit lebih sempurna dan siap tanam, dengan prosentase hidup hingga panen mencapai 70% ke atas.

Pengiriman Paket Bibit Lada Perdu

Vista Agro Media telah memberi sarana pengiriman paket bibit dengan lebih maksimal. Dari sisi pengemasan bibit, dan juga dari aspek-aspek pemilihan jasa paket juga menggunakan pilihan terbaik yakni Pos Indonesia, JNE dan masih banyak lainnya.

Garansi pengiriman hingga kualitas bibit terbaik dan berkualitas dari Vista Agro Media telah banyak menghadirkan aspek-aspek penting untuk dibudidayakan. Maka dari itu dengan mencermati setiap bibit lada perdu terbaik bisa dipastikan ada banyak kesempatan bagi Anda untuk berkembang di bidang agribisnis.

bibit pisang cavendish

Jual Bibit Pisang

Budidaya tanaman pisang di Indonesia kini sudah menjadi salah satu komoditas paling potensial dan menguntungkan. Olahan buah pisang pun semakin beragam, hingga akhirnya ketersediaan bibit pisang saat ini terus dijadikan modal penting bagi banyak kalangan. Untuk itulah dari sisi kualitasnya harus dicermati, kemudian dari aspek cara penanaman dan pemeliharaan juga perlu diketahui.

Membuka komoditas agrobisnis di bidang budidaya pisang memang sangat menjanjikan. Apalagi saat ini ada berbagai jenis pisang bisa dijual dengan harga tinggi. Sehingga sangat potensi sekali dijadikan sebuah komoditas paling tepat dan menguntungkan untuk satu aspek penting di bidang bisnis.

Kualitas Bibit Pisang Terbaik

Jika bicara soal bibit pohon pisang terbaik memang tak mudah. Masyarakat sendiri masih dibingungkan oleh berbagai informasi yang menerangkan seperti apa kualitasnya. Maka dari itu dari sisi kualitas bibit dan pohon pisang akan kita ulas lebih mendalam seperti berikut ini.

Persiapan dan Kriteria Bibit Terbaik

Komposisi dan kriteria dari bibit tanaman pisang kini sudah semakin jelas terlihat. Dimana hasil maksimal memang harus ditentukan dari kualitas bibit yang terhindar dari penyakit dan memiliki varietas terbaik. Oleh sebab itu ada tiga jenis bibit yang biasanya digunakan yakni anakan, bonggol, dan hasil kultur jaringan.

Kriteria bibit pisang terbaik bisa kita lihat yakni memiliki tinggi sekitar 1.5 meter, kemudian dari kriteria batangnya lurus dan tidak terdapat kecacatan ataupun terkena penyakit. Ditambah lagi kondisi dari daunnya sendiri jauh lebih maksimal dan sempurna tanpa ada unsur kerusakan ataupun terserang hama.

Persiapan Lahan Tanam

Berikutnya kita bisa cermati kembali dari persiapan lahan tanam dari bibit pohon pisang. Ada baiknya sebelum mempersiapkan lahan untuk menanami pohon pisang harus bersih dahulu dari gulma ataupun rumput liar. Kemudian buatlah lubang dengan kedalaman 30-40cm. Jangan lupa buat bedengan memanjang sesuai dengan kontur lahan. Dari jarak tanam antar pohon bisa disesuaikan setidaknya 2 meter.

Coba cermati dari pembuatan drainase yang lebih sempurna. Karena pada saat menanam mendekati musim hujan akan ada halangan berupa hama karena kondisi tanah terlalu basah dan tidak bisa membuah air terlalu banyak akan berdampak pada kualitas batang pisang.

Pemeliharaan Bibit Pisang

Setelah selesai melakukan penanaman, pada aspek pemeliharaan bibit pisang sendiri harus dilakukan secara rutin. Diperlukan pengendalian gulma, kemudian penjarangan anakan, hingga pembrongsongan tandan pisang hingga pengendalian hama. Sebisa mungkin jangan sampai gulma terlalu banyak di sekitar pohon pisang karena bisa berdampak kurang baik.

Pemupukan

Pada sektor pemupukan sebisa mungkin dilakukan setiap 3 bulan sekali. Pemberian pupuk dilakukan dengan cara memasukannya ke dalam lubang tunggal berjarak 50cm dari tanaman. Pada prosedur pemupukan dilakukan pada usia 1-2 bulan dengan dosis pupuk urea 100gram, SP36 100gram, KCL 100gram.

Sedangkan pemupukan kedua bulan 3-4 dengan dosis urea 100gram, SP36 100gram, dan KCL 100gram, kemudian pemupukan ketiga dilakukan di bulan ke 6-7 dengan dosis urea 150gram, dan KCL 200gram. Terakhir pemupukan ke 4 dilakukan pada bulan ke 9-10 dengan dosis urea 150gram, KCL 200gram.

Perawatan Terhadap Hama

Hama bisa terjadi pada pohon pisang dikarenakan struktur hara di dalam tanah kurang tepat. Namun, pohon pisang ini bisa dianggap tahan terhadap serangan hama. Sehingga bisa dikatakan resiko kematiannya tidak hanya pada serangan hama, tetapi dari asupan nutrisi pupuk dan pemberian air yang kurang rutin.

Jenis Bibit Pisang

Jenis dari setiap bibit pisang memiliki berbagai macam kriteria. Maka dari itu saat Anda ingin mencoba dan terjun ke dalam agrobisnis dengan komoditas pisang sebaiknya cermati dari beberapa jenis berikut ini.

Pisang Raja Bulu

Pertama ada jenis pisang raja bulu dimana menjadi salah satu bibit paling terkenal di Jawa. Karakter buah pisang raja bulu ini memberi tekstur kulit lebih tebal, kemudian berwarna kuning saat sudah matang. Kemudian dari rasa manis dan aromanya juga harum. Sehingga dari harga jualnya terbilang cukup tinggi di pasaran.

Bibit Pisang Cavendish

Bibit pisang cavendish sekilas mirip pisang ambon. Namun bibit pisang cavendish memiliki karakter daun lebih rimbun, ada sedikit bintik di daunnya. Bibit pisang cavendish juga biasa disebut pisang sunpride, yang banyak dijual di super market.

Pisang Ambon

Kini Anda bisa membudidayakan jenis bibit pisang Ambon. Dari karakternya memang sudah dikenal masyarakat mulai dari ukurannya yang bisa mencapai 17cm, kemudian dalam satu tandan bisa mencapai 12 sisir. Ukurannya terbilang besar dan panjang, sehingga dari sisi rasa manis dan aromanya sudah bisa kita cium lebih terasa.

Pisang Mas

Sesuai dengan namanya dimana jenis bibit pisang mas ini memiliki banyak komposisi dan karakter lebih mudah dilihat. Ukurannya terbilang kecil, kulitnya tipis, dan daging buahnya terasa manis. Warnanya bisa kuning pada saat matang, kemudian buahnya terbilang lunak.

Kualitas Bibit Pisang Vista Agro Media

Berbicara soal mendapatkan tempat penjualan bibit pohon pisang berkualitas terbaik kini sudah tersedia Vista Agro Media. Dari sini Anda bisa melihat dan merasakan sendiri seperti apa prosedur penanaman dan juga cara membudidayakannya. Untuk itulah kualitas dari sebuah bibit pohon pisang hasil olahan Vista Agro Media memiliki potensi hidup lebih besar, dan cocok untuk kalangan agrobisnis.

Pengiriman Bibit Pisang

Vista Agro Media telah memikirkan bagaimana standar-standar paling tepat dalam pengiriman bibit pohon pisang. Menggunakan jasa paket pengiriman khusus dan kredibel serta prosedur pengemasan lebih baik akan memberi kepuasan maksimal bagi konsumen. Sehingga dari sisi waktu pengiriman juga lebih cepat dan masih ditambah dengan adanya aspek garansi.

Berbagai jenis bibit pisang berkualitas terbaik kini sudah bisa Anda dapatkan di Vista Agro Media. Maka dari itu bukan jadi masalah besar dalam mendapat bibit terbaik. Karena sudah tersedia dari Vista Agro Media.